Salakan, Salam dari Banggai Kepulauan

Indonesia timur tidak bosan – bosannya memberikan kita kejutan bahkan ketika tim dimanakita mendapatkan kesempatan untuk mendatangai sebuah kota di Sulawesi Tengah yang bernama Salakan.

Mungkin bagi kawan – kawan yang tinggal di luar Sulawesi jarang mendengar nama pulau ini. Kota Salakan merupakan ibu kota dari kabupaten Banggai Kepulauan. Ada beberapa cara untuk mencapai Salakan, salah satu cara yang saya tempuh adalah menggunakan pesawat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar terbang menuju kota Luwuk dan mendarat di Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Kami pun harus menginap untuk mendapatkan kapal motor untuk menuju Salakan.

mIMG_1618
Pelabuhan saat masih tenang dan sepi

Keesokan harinya dari dermaga kota Luwuk saya berangkat dengan menaiki kapal motor kurang lebih 3 – 4 jam menuju Salakan.

Hari itu pelabuhan Salakan tampak sepi tidak banyak kegiatan yang terjadi. Barang – barang diturunkan dari kapal motor. Orang – orang menanti barang mereka dan jemputan sudah menunggu. Tidak jauh dari Pelabuhan Salakan kami menjumpai Pasar Salakan, banyak ikan segar siap untuk dibeli dan dibakar untuk menjadi hidangan sedap.

Kami menginap di sebuah hotel yang tidak jauh dari pelabuhan dan pasar dengan tujuan untuk mempermudah akses menuju pelabuhan, pantai, dan pasar. Hotel murah dan bersih serta paket free wifi menjamin kenyamanan tinggal di hotel Sidapore.

Bagi penggemar ikan dan laut, kota ini adalah kota yang sangat cocok untuk didatangi. Masyarakat yang mayoritas adalah muslim, ramah, dan tidak begitu ramai membuat kota ini sangat aman. Berkunjung ke pasar ikan adalah hal yang sangat menarik bagi tim dimanakita. Duduk di dekat pelabuhan melihat aktifitas masyarakat, dan mengobrol bersama masyarakat dan anak – anak lokal sambil makan pisang goreng membuat hari saya sangat berbeda. Sederhana dan tenang di tepi laut.

mIMG_1626
Rumah penduduk lokal di dekat pasar
mImMG_5224m
Anak – anak lokal yang kami jumpai di desa Kuatu
mIMG_1619
Warung makan dekat pelabuhan yang malamnya berubah menjadi tempat nongkrong

Ada beberapa tempat yang kami kunjungi, seperti Pantai Teduang* dan pemandian di tepi pantai terletak di Kautu* beberapa menit dari pusat kota Salakan. Melihat Indonesia dengan cara berbeda dan sederhana membuat kita terus bersyukur bahwa indahnya hidup di Indonesia.

mIMG_2106
Rumah kayu di pantai Teduang

*Tunggu edisi berikutnya tentang Pantai Teduang dan pemandian di mata air Kautu.

Ingin tulisanmu dimuat? Email ke tanya.dimanakita@gmail.com 

 

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s