Bertualang dalam belantara kota metropolitan.

Saatnya beranjak sejenak dari hutan, danau, gunung, pedesaan atau tempat terpencil yang no-signal dan menikmati sisi lain yang ditawarkan sebuah kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya. Surabaya tentu saja mall, cafe, lounge, nongkrong, shopping or Dolly?Sudahlah, mari lupakan beberapa hal mainstream tersebut. Ada satu tempat yang dulu sangat gemilang pada masa kejayaannya namun kemudian sempat diterlantarkan, kini kembali direvitalisasi oleh Ibu Wali Kota tercinta. Pantai Kenjeran, khususnya Kenjeran Park (Ken Park). Budhitaa copy Jika mengunjungi Ken Park lebih dari  tiga atau empat tahun yang lalu, kondisi tempat ini sangat kronis, miris dan kritis. Masih bisa dilihat sisa masa kejayaannya, bangunan, taman, pantai, lintasan berkuda bahkan sirkuit balap namun tentu saja tidak terawat. Kondisi ini justru dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk nge-date di setiap sudut area Ken Park yang tidak terawat. Banyaknya pasangan yang memanfaatkan area Ken Park sudah bukan berita baru bagi penduduk Surabaya. Thanks God, akhirnya Ibu Risma terpilih sebagai Wali Kota dan revitalisasi terhadap tempat ini mulai terlihat signifikan. Kini Ken Park sudah mulai tertata lebih rapi dan terawat, tentu saja tidak ada lagi pasangan yang bisa memanfaatkan tempat ini untuk nge-date, ditambah adanya akses jalan baru menuju perumahan mewah yang melalui kawasan ini. Mengunjungi Ken Park seperti berkunjung ke suatu tempat yang bukan di Surabaya. Dalam kawasan ini dapat dijumpai sebuah bangunan pagoda, semacam prototype dari Temple of Heaven di China, beberapa kuil seperti Kuil Dewi Kwan Im dan Kuil Four Faces Budha. Untitled-1 Tidak berhenti disana, buka mata dan hati, lalu nikmati tiap sudut dari kawasan ini, pepohonan rindang, tanaman bunga atau bahkan bisa dijumpai beberapa ekor kuda yang bebas berkeliaran disana dan tentu saja pantai. Pantai di kawasan Ken Park memang tidak seindah yang dibayangkan, namun bukankah segala sesuatu memiliki sisi cantik dan semua itu tergantung bagaimana cara kita melihatnya? Bhudita3 copy Pantai ini menjadi bagian yang paling menakjubkan dari Ken Park saat golden hour dimana malam bertemu dengan pagi. Ini tempat terbaik untuk menikmati sunrise di Kota Surabaya (selain dari atas gedung – mungkin). Mata akan dimanjakan dengan silhouette yang dramatis dari kapal-kapal nelayan yang ada di tepi pantai, anjungan serta dermaga. Horizon dan hamparan laut lepas Selat Madura bisa jadi akan membuat tertegun dan terkagum-kagum pada kebesaran Tuhan atas segala keindahan. yuda copy Memang pertemuan antara dua hal itu akan selalu indah, saat langit bertemu bumi melalui horizon, malam bertemu pagi saat sunrise, pun saat sunset dimana siang kembali bertemu malam. Ken Park memiliki lapangan luas untuk menikmati indahnya golden hour saat matahari terbenam. Tidak ada orang di dunia ini yang tidak mengagumi kemilau langit senja dengan rona jingga.

1422487805801_1 copy 1422487819985_1 copy 10329115_4279405438981_5742797760840378377_n Yuda Semaradipta63 copy

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s